Fenomena kebangkitan musik era 90-an dan 2000-an kembali marak di kalangan anak muda, khususnya Generasi Z, pada tahun 2025. Meskipun banyak dari mereka belum lahir pada dekade tersebut, daya tarik nostalgia berhasil memikat hati mereka melalui berbagai platform digital dan media sosial. Salah satu band asal Cimahi yang kembali mencuri perhatian adalah Naff, yang hadir dengan formasi baru di Goedsel88, Bandung.
Perayaan 27 Tahun Naff dan Kehadiran Vokalis Baru
Pada 14 Februari 2025, bertepatan dengan hari kasih sayang dan perayaan ulang tahun ke-27 Naff, band ini resmi memperkenalkan vokalis barunya, Marvel, yang akrab disapa El. Pria yang sempat tinggal di Buncit Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan ini hadir dengan karakter vokal yang baru, membawa nuansa segar bagi Naff.
Acara ini dihadiri oleh keluarga, tamu undangan, serta rekan-rekan media dari Bandung dan sekitarnya. Saat acara Naff membawakan lagu hits mereka, salah satunya “Kenanglah aku”.
Perjalanan Karier El dan Bergabungnya dengan Naff
El mengungkapkan bahwa dirinya tak pernah menyangka bisa bergabung dengan Naff. Sebelumnya, ia lebih dikenal dengan penampilan bernuansa rock. “Saya tidak pernah membayangkan bisa menjadi vokalis Naff. Sebelumnya proses begitu panjang saya hanya mengamen di Bandung. Dari Jakarta, saya nekat ke sini tanpa membawa apa-apa,” ujar El.
Bagi El, bergabung dengan Naff merupakan kebanggaan tersendiri, mengingat band ini adalah salah satu inspirasinya dalam bermusik sejak dulu. Sementara itu, Kang Odeu, bassist Naff, menjelaskan bahwa pertemuannya dengan El terjadi secara tidak terduga. Saat itu, Naff belum memiliki vokalis pengganti dan ketika El tampil dalam sebuah konser, mereka langsung merasa cocok dan memilihnya sebagai vokalis baru.

Single Terbaru “Hipnotis” dan Maknanya
Pada tahun 2025, Naff merilis single terbaru berjudul “Hipnotis”, yang pertama kali diperkenalkan di Goedsel88. Lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Odeu saat masa pandemi COVID-19. “Masa itu adalah titik terendah saya. Tapi saya melihat istri saya tetap penuh cinta, sabar, dan bertahan. Itu yang menginspirasi lagu ini,” ungkapnya.
“Hipnotis” menggambarkan pengalaman tentang cinta tanpa syarat, di mana pasangan tetap setia dalam segala keadaan. Odeu menegaskan bahwa dalam berkarya, yang terpenting adalah kebahagiaan. “Kami tidak memiliki target khusus. Lagu ini tidak dibuat untuk satu kota tertentu, melainkan untuk semua pendengar. Yang penting kami senang dengan hasilnya,” ujarnya.
Produksi dan Rencana Masa Depan Naff
Proses rekaman “Hipnotis” diproduseri oleh Yoriz Arba, yang sebelumnya juga menangani album terakhir Naff. Yoriz sendiri adalah penggemar lama Naff dan telah mengikuti perjalanan band ini sejak awal.
Mengenai rencana ke depan, Odeu menjelaskan bahwa Naff saat ini merilis lagu secara independen melalui label mereka sendiri, SuRe (Sumber Rezeki). “Saat ini kami fokus pada perilisan single, sesuai dengan tren industri musik saat ini. Untuk album, mungkin nanti, karena kami juga harus mempertimbangkan anggaran,” jelasnya.
Kembalinya Naff dengan vokalis baru dan single terbaru berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai generasi. Interaksi antara musisi dan penggemar menunjukkan bahwa musik era 90-an masih relevan dan tetap dinikmati oleh generasi muda saat ini.
