
Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara resmi meluncurkan logo Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 96 di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta Pusat, pada Jumat (11/10) pagi. Mengusung tema ‘Maju Bersama Indonesia Raya,’ acara peluncuran tersebut diresmikan dengan cara simbolis berupa hand scanning oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, yang didampingi oleh Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro dan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Raden Isnanta.
Dalam logo HSP, tampak pemuda yang gagah perkasa mengibarkan bendera Merah Putih, melambangkan tekad Indonesia untuk melahirkan generasi tangguh dan visioner.
“Peluncuran logo dan tema ini bukan sekadar simbol, tetapi nyala api semangat yang akan membakar jiwa pemuda Indonesia menuju masa depan emas! Bersama, kita akan melangkah lebih jauh, lebih tinggi, demi Indonesia Raya,” ucap Dito.
“Ini bukan sekadar seremonial, tetapi awal dari sebuah transformasi besar. Pemuda Indonesia harus siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Dito juga menjelaskan tentang pentingnya kerja sama lintas sektor, baik di internal Kemenpora maupun dengan 27 Kementerian/Lembaga terkait yang berfokus pada kepemudaan. Acara launching Logo HSP 2024 merupakan acara pra event puncak Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang yang didukung juga oleh Organisasi Pemuda Olahraga Bersatu (POB).
“Ini sebagai bukti Kemenpora mendukung perjuangan memajukan Pemuda-Pemudi Indonesia terhadap olahraga,” tuturnya.
Ketua Pemuda Olahraga Bersatu (POB) Swara Andhika Emil, menjelaskan, peluncuran logo HSP sangat penting artinya bagi kegiatan pemuda dalam berbagai event. Ia juga memaparkan mengenai makna dari filosofi logo HSP.
“Yang pertama warna CORNSILK. Warna seperti serabut jagung menandakan usia pemuda yang masih ‘seumur jagung’ namun menjadi sumber kehidupan. Kedua, EMAS MUDA. Warna mewakili potensi emas pemuda Indonesia untuk keberlangsungan bangsa di masa mendatang. Ketiga, EMAS. Representasi harapan menuju Indonesia Emas. Keempat, Ragam Pemuda.Tiga pemuda dengan warna berbeda mewakili keberagaman yang mampu maju bersama untuk Indonesia raya. Kelima, Merah Putih Dinamis yang mewakili Indonesia yang bergerak dinamis menghadapi perubahan menuju arah lebih baik. Terakhir, Terbangkan Indonesia. Lambang ini menggambarkan Posisi para pemuda yang seperti melayang menunjukkan kemampuan pemuda untuk menerbangkan Indonesia ke tempat lebih tinggi” pungkas Emil.
Dalam kesempatan tersebut Emil juga menyatakan, sebelum HSP digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), POB juga akan membuat berbagai event lari yang akan dilakukan di kawasan tersebut mulai tanggal 26 Oktober hingga puncaknya pada 28 Oktober 2024.
“Nanti akan diramaikan juga dengan Dieng Run yang menjadi salah satu spot wisata di Jawa Tengah dengan menawarkan keindahan dataran tinggi. Tak hanya menjadi lokasi wisata saja, Dieng juga menjadi salah satu tempat yang bisa dijadikan tempat olahraga,” ucapnya.
“Mengusung tema ‘Warisan Budaya di Setiap Langkah’ event ini akan menghadirkan pengalaman lari unik yang memadukan semangat berlari dengan kekayaan budaya Dieng. Semua itu tidak lain adalah untuk mensukseskan HSP 2024,” tutupnya.

