SERANG – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan koordinasi dengan Gubernur Banten Andra Soni untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat pada masa angkutan Lebaran mendatang. Banten menjadi titik krusial karena masuk dalam lima besar provinsi asal pergerakan masyarakat dengan estimasi 11,17 juta orang.

Skenario Penguraian Kemacetan Pelabuhan, Kemenhub memprediksi lintas penyeberangan Merak-Bakauheni akan menjadi titik terpadat yang melayani hingga 6 juta penumpang. Untuk mengantisipasi penumpukan, Menhub menyiapkan strategi optimalisasi empat pelabuhan di Banten:
Pelabuhan Merak: Khusus kendaraan pribadi dan bus.
Pelabuhan Ciwandan: Melayani kendaraan roda dua dan truk kecil.
Pelabuhan Bojonegara: Melayani kendaraan truk besar.
Pelabuhan KBS: Sebagai alternatif menuju Pelabuhan Panjang.
Selain itu, disiapkan 255 unit kapal dan sistem delaying system di lima titik rest area menuju Pelabuhan Merak untuk mengatur arus kendaraan.
Titik Rawan Macet dan Keselamatan
Menhub Dudy juga meminta Pemprov Banten mewaspadai kepadatan di titik-titik berikut:
Pasar Tumpah: Pasar Kranggot, Kalodran, dan Sentiong.
Lokasi Wisata: Pantai Anyer, Carita, dan Tanjung Lesung.
Keselamatan Jalur Kereta: Pengawasan diperketat di 157 perlintasan sebidang dengan penambahan 43 penjaga jalan perlintasan.
Koordinasi ini diharapkan dapat menjamin kelancaran arus mudik, mengingat Bandara Soekarno-Hatta yang berada di wilayah Banten juga diprediksi akan melayani 3,18 juta penumpang.

